Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

31 August 2018

Khutbah Jum'at 31 Agustus 2018

Masjid At Taqwa
PDAM kota Semarang

Topik: kewajiban bapak mendidik keluarga

Kewajiban mendidik keluarga, mendidik anak adalah kewajiban bapak.
Selama ini beredar tulisan bahwa ibu berkewajiban mendidik anak, tapi menurut para ahli pendidikan Islam berdasarkan Al Qur'an kewajiban mendidik anak terletak pada seorang bapak.
Ada 14 ayat tentang mendidik anak, 12 ayat bercerita tentang pesan bapak kepada anaknya, 2 ayat bercerita tentang pesan ibu kepada anaknya.
Nabi Muhammad ketika ibunya meninggal, beliau dititipkan pada kakeknya, dan ketika kakeknya meninggal dititipkan pada pamannya, begitu penting sosok seorang bapak bagi perkembangan anak.
Perbuatan dosa seorang anak akan mengalir kepada bapak, makanya begitu penting mendidik anak hingga menjadi sholih sholihah. Kita sebagai anak, selalu ingatlah wajah bapak ketika terlintas pikiran akan berbuat maksiat.

Semarang, 31 Agustus 2018

29 May 2015

Agama lebih penting dari Fisika

Manakah yang penting, dunia atau akhirat? keduanya penting, sejalan seirama. Mana yang lebih penting? akhirat lebih penting. Namun banyak orang terlena oleh gemerlap dunia.
Mengutip beberapa hadist, 
“menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim laki - laki dan muslim wanita”.
Ilmu apakah itu, ilmu yang utama adalah tentang ibadah dan muamalah karena hukumnya fardu ain. Setiap individu harus mengetahui kewajiban dan tata cara melaksanakan dengan baik dan benar. Ilmu fisika dll hukumnya fardu kifayah, cukup beberapa orang yang menguasai maka gugur kewajiban orang lain untuk belajar.
“Barang siapa ingin meraih dunia, maka raihlah dengan ilmu. Barangsiapa ingin meraih akhirat, maka raihlah dengan ilmu. Barangsiapa ingin meraih keduanya, maka raihlah dengan ilmu.”

08 April 2015

Air Wudu

Tulisan terinspirasi siang ini ketika melihat orang berwudu di masjid. Teringat sebuah hadist bahwa boros adalah perilaku syaitan. Tanpa kita sadari ternyata kita boros dalam menggunakan air,  mungkin karena daerah kita melimpah  air bersihnya. Jika air terbatas pastilah kita berhemat.

Di sebuah masjid daerah kota Semarang bahkan menempel sebuah tulisan di tempat wudu "setetes airpun kelak akan dimintai pertanggungjawabannya".  Tulisan ini mengingatkan agar hemat dalam menggunakan air. Bukalah kran secukupnya bukan semaksimal mungkin.  Dalam berwudu pun sunah membasuh 3x, jika lebih hukumnya makruh,  wajibnya hanya satu kali.

Perilaku boros dalam menggunakan air wudu juga disebabkan sistem instalasi air. Dengan konsep fisika sederhana,  para tukang sebenarnya juga bisa membuat kran wudu yang aliran air konstan, secukupnya untuk wudu. Namun tidak saat ini di kebanyakan masjid,  ketika yang wudu sedikit kran air sangat kencang,  ketika banyak yang berwudu aliran air sangat kecil bahkan kurang merata ketik digunakan berwudu.

Selain itu terkait rukun wudu,  banyak juga yang ternyata rukunnya kurang sempurna. Marilah pelajari lagi tata cara wudu yang benar dari orang yang lebih ahli.  Bukan dari internet atau buku.  Sesuai pedoman tata cara mencari ilmu salah satu rukunnya yaitu ada guru.

Ingat Mati

Kutipan hadist : Yang paling jauh adalah waktu yang telah berlalu dan yang paling dekat adalah kematian.

Kutipan Hadist : Bekerjalah seakan-akan kamu hidup selamanya dan beribadahlah seakan-akan kamu besok mati.

Pernahkah kamu ingat mati??
Sudah cukuplah bekal kamu???

Pernah suatu ketika seseorang ingat mati,  entah darimana peringatan itu datang,....   Sampai merasa umur hanya tinggal 40 hari saja.

Segera saja sebelum terlambat semua hal baik dilakukannya.  Shalat awal waktu,  bersedekah,  amal jariyah, silaturahmi,....
Sampai menguras tabungan untuk beramal dan dipisahkan sedikit saja cukup untuk kebutuhan satu bulan. Kebetulan dia mahasiswa tingkat akhir yang sambil bekerja,  masih sendiri hanya menanggung nafkah pribadi.

Seringkali kita terlena, merancang agenda hidup dunia jauh kedepan namun lupa menyiapkan bekal jika besok tiada.

20 February 2015

Khutbah Jum'at

Sudah lama gak posting gini,.....
Masjid Al Hikmah Patemon Gunungpati Kota Semarang
Jumat Kliwon,  1 Jumadil Awwal 1436 H

Intisari Khutbah :
Bersyukur, tolak ukur pertama janganlah harta,  namun nikmat sehat dan keselamatan,  percuma banyak harta jika tidak bisa menikmatinya,....  (versi lain,  yang pertama disyukuri adalah nikmat iman dan islam,  selanjutnya nikmat sehat, nikmat harta itu yang kesekian).

Banyak anak muda yang menjadi korban kapitalisme,....  Hidup di dunia hanya permainan, jangan terlena, ingat akhirat yang kekal nantinya.

26 December 2014

Mengucapkan Selamat Natal atau tidak ???

Beragam kontroversi bermunculan, mengucapkan selamat Natal ada yang mengatakan haram ada yang mengatakan boleh (mubah). Saya pribadi memilih pendapat bahwa menucapkan selamat Natal adalah boleh (mubah). Dalam Islam ada 6 hukum, wajib, sunnah, mubah, makruh, subhat, haram. Hal ini bukan pendapat pribadi namun juga memiliki dasar, di antaranya :

Alasan pertama, pendapat beberapa ulama dan kyai membolehkan. Pendapat dari siapa saja,....
Abdurrahman Wahid atau dikenal Gus Dur
Emha Ainun Najib atau dikenal Cak Nun
Kedua tokoh inilah yang saya anut, beliau bukan liberal namun plural, mengayomi semua kalangan.

Kemudian :
Ustad Quraisy Shihab
Menteri Agama RI
Majelis Ulama Indonesia


Alasan kedua, mengucapkan selamat Natal bagi saya lebih mendatangkan manfaat dari dari pada mudharat.

08 December 2012

Kotak Amal


         Melihat kotak amal membuat aku menulis tentangnya.

Latar Belakang :
Kotak amal sebagai wadah bagi orang yang beramal dengan hartanya untuk memakmurkan masjid. Diberi nama kotak amal karena bentuknya yang kotak terbuat dari kayu dan amal berarti untuk menampung amal. Namun ketika akan beramal kita masih dipersulit oleh desain kotak amal.
  1. Lubang bagian atas yang sempit membuat kita susah memasukkan uang dan harus melipat menjadi kecil. 
  2. Kita harus mencintai rupiah, ingat iklan instruksi dari BI bahwa rupiah jangan dilipat, diremas, dicoret, distaples, dll
  3. Takmir yang menghitung uang harus "menjeber" satu-satu rupiah yang dilipat sampai kecil, memakan waktu yang lama.

23 November 2012

Tinggalkan yang Meragukan


Hadist kesebelas dalam kitab Arba'in Nawawiyah :

دع ما يريبك الي ما لا يريبك

Artinya :
"Tinggalkan segala yang meragukanmu dan lakukanlah yang tidak meragukanmu" 

Nah,,,.....  saya membaca ini ketika masih galau mengajukan tema skripsi. Apakah berarti saya harus meninggalkan dan kabur dari skripsi karena masih ragu dengan tema ???

Tentu jawabnya tidak. Saya harus semangat sampai selesai,....

04 August 2012

Anak Sudah Beruban


فَكَيْفَ تَتَّقُوْنَ اِنْ كَفَرْتُمْ يَوْمًا يَجْعَلُ الْوِلدٰنَ شِيْبًا
“Maka bagaimanakah kamu akan dapat memelihara dirimu jika kamu tetap kafir kepada hari yang menjadikan anak-anak beruban.” (Q.S. Al – Muzammil : 17)


            Surat Al – Muzammil ini oleh ulama terdahulu telah ditafsirkan dalam kitab Jalalain sebagai kiasan betapa dahsyatnya hari kiamat. Secara pemikiran, tidaklah mungkin seorang anak beruban, Karen auban itu selalu muncul ketika usia menginjak senja.    Tetapi dimasa sekarang, anak kecil yang beruban sudah banyak ditemukan. Inilah salah satu tanda kiamat telah dekat.

            Maka bagaimana nasib kita kelak di akhirat ketika kita tidak bertobat mulai detik sekarang ???   Arti ayat di atas secara bahasa sudah jelas, namun dari segi penafsiran berbeda – beda. Misalnya dalam kitab tafsir Jalalain karangan Jalaluddin Muhammad bin Ahmad al-Mahalli (791 H-864 H) dan Abu al- Fadl Abdur Rahman bin Abu Bakar bin Muhammad Jalaluddin as-Suyuti (849-911 H). Ia disebut Jalalain yang berarti dua (ulama tafsir bernama) Jalal. Dalam kitab tersebut, ayat ini ditafsirkan sebagai kiasan betapa dahsyatnya hari kiamat.

            Namun, dimasa sekarang ternyata ayat ini terbukti nyata, bukan hanya berupa kiasan. Banyak anak kecil disekitar kita yang ternyata sudah beruban. Mungkin anak kita ataupun diri kita sendiri,…..   Subhanallah,….   Begitu nyata bahwa kiamat sudah dekat,......

25 May 2012

Hati – Hatilah Terhadap Wanita

“ujian yang paling besar bagi laki-laki adalah wanita”, demikian Rasulullah SAW telah mengingatkan dalam sebuah haditsnya. Karena itu Islam memberi rambu-rambu yang sangat ketat dalam mengatur hubungan dua lawan jenis ini. Tujuannya tentu untuk memuliakan kedua belah pihak, laki-laki dan wanita.

Allah SWT menciptakan dua jenis manusia, Adam (pria) dan Hawa (wanita), yang secara fitrah keduanya saling tertarik satu dengan lainnya. Si pria tertarik, cenderung dan senang dengan wanita. Sebaliknya, wanita juga punya ketertarikan, kecenderungan dan kesenangan terhadap pria.Bapak manusia, Nabi Adam AS, merasa kesepian tatkala Allah SWT belum menciptakan Hawa sebagai pendamping hidupnya. Yang demikian ini juga menimpa anak cucu Adam.

23 May 2012

Adab Makan dalam Islam


Berhentilah makan sebelum kenyang. Kata dari hadist ini ternyata dapat dijadikan pedoman untuk memperpanjang umur. Pasalnya, makan terlalu kenyang menuai risiko terhadap beberapa gangguan kesehatan. Beberapa ulasan singkatnya sebagai berikut :
  • Belajar dari penduduk yang panjang umur, selain gaya hidupnya sederhana, porsi makannya pun di bawah orang rata-rata. Kadang-kadang berpuasa. Dalam hal makan, mereka mengenal hukum dua per tiga, yakni berhenti makan setelah dua per tigat kenyang. Sepertiga lambung untuk makanan, sepertiga lambung untuk minum, dan sepertinganya untuk udara.
  • Makan tiga kali sehari lebih sebagai budaya. Apalagi bagi mahasiswa yang terbiasa makan dua kali sehari dengan PK (Porsi Kuli). Makan sebaiknya sedikit-dikit tetapi sering, misal dibuat lima kali dalam sehari. Selain berfungsi menjaga gula dalam darah, energi tubuh pun senantiasa stabil sepanjang hari. Pasalnya, porsi kecil mengurangi kepenuhan dan ekses kelebihan ampas metabolisme. Tapi hal ini masih sulit saya lakukan, untuk saat ini sudah terbiasa makan 3 kali sehari dikarenakan berbagai alasan.

22 May 2012

49 Keistimewaan Seorang Wanita

"Sekadar renungan buat insan yang bergelar wanita.Ketahuilah betapa istimewanya menjadi wanita.
Betapa bertuahnya menjadi wanita.Bersyukurlah kerana menjadi wanita."
  1. Doa wanita lebih maqbul daripada lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat daripada lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulallah s.a.w. akan hal tersebut, jawab baginda: "Ibu lebih penyayang daripada bapa dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia."
  2. Wanita yang solehah (baik) itu lebih baik daripada 1,000 orang lelaki yang tidak soleh.
  3. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 orang wali.
  4. Seorang wanita solehah adalah lebih baik daripada 70 lelaki soleh.
  5. Barang siapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang sentiasa menangis kerana takutkan Allah s.w.t. dan orang yang takutkan Allah s.w.t. akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.

13 May 2012

Pengalaman Berharga "Jangan Menunda Shalat"



Jum’at pagi pukul 10.00 WIB aku berangkat dari kontrakan untuk menuju kampung halaman. Keluar dari pintu kontrakan, aku langsung melihat angkot warna hijau, aku pun memanggilnya dan langsung naik. Tidak beberapa lama sekitar 15 - 20 menit kemudian aku tiba di Ungaran. PO. Safari tak lama kemudian melintas dan aku naik hingga sampai di terminal Tirtonadi kota Solo.

Aku melihat jam dan mengira – ngira bahwa waktuku masih cukup untuk melaksanakan shalat jamak takhir di terminal Madiun, tapi akhirnya kuputuskan untuk melaksanakan shalat jamak taqdim qashar di terminal Tirtonadi. Selesai shalat aku langsung menuju parkitan bus jurusan Surabaya. Di sana aku menemukan PO. Sugeng Rahayu dan PO. Sumber Selamat. Di belakangnya ada PO. Mira. Tanpa pikir panjang aku naik PO. Sugeng Rahayu dan ternyata benar, bus ini yang berangkat duluan.

04 January 2012

Celana di Bawah Lutut


02/11/2009 11:50
Memakai Celana di Bawah Lutut Seorang mahasiswa perguruan tinggi di Surabaya mempertanyakan, apakah bila kita memakai celana harus di atas mata kaki atau harus ditinggikan di bawah lutut? Pertanyaan ini disampikannya terkait anjuran sekelompok umat Muslim di Indonesia bagi kaum laki-laki untuk memakai celana yang tinggi, hampir di bawah lutut. Kelompok ini sudah berkembang di kampus-kampus.

Sepanjang yang kami ketahui, praktik memakai celana di atas mata kaki, ini merujuk pada suatu hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dari Abu Hurairah. Bahwa Rasulullah SAW bersabda,

مَا أسْفَلَ مِنَ الْكَعْبَيْنِ مِنَ الْإزَارِ فَفِيْ النَّارِ

Sarung (celana) yang di bawah mata kaki akan ditempatkan di neraka

02 January 2012

Ringkasan Ceramah Tentang Pernikahan (1)

Dari                 :  Habib Abu Bakar
Tempat           :  PP. Bahrul Ulum Tambak Beras Jombang
Tema              :  Pernikahan


Menikahlah karena pernikahan itu mendatangkan rejeki. Beda dengan orang sir-siran (pacaran). Orang pacaran itu mendatangkan fitnah, banyak orang yang menggunjingkan (ngrasani).

Laki – laki itu seperti emas 24 karat. Kapan saja bisa dijual, artinya kapan saja menikah bisa mendapatkan perawan. Umur berapa saja, bahkan umur 60 tahun bisa menikah dengan gadis 19 tahun. Wanita itu seperti pisang goreng, warnanya sama kuning dengan emas, tetapi larisnya hanya ketika masih hangat alias ketika masih muda saja.

25 November 2011

Khutbah (25-11-2011)

Tempat              : Masjid di kawasan Kel. Patemon, Kec. Tembalang, Kota Semarang 
                            (dekat kampus Unnes)
Hari, Tanggal     : Jum'at, 25 November 2011
Khotib                : - (tidak kenal)
Tema Khutbah   : Selalu bertakwa


Isi khutbah :
  • Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa (Ali Imran: 133)
  • Jangan menyianyiakan waktu (Al - Asr : 1 -  3)
  • Ingat 5 perkara sebelum datangnya 5 perkara :
    1. Sehat sebelum sakit
    2. Muda sebelum tua
    3. Kaya sebelum miskin
    4. Lapang sebelum sempit
    5. Hidup sebelum mati
  • dll

    20 November 2011

    Lagu Untuk Renungan Malam


    Di malam yang sepi sunyi,...  
    Dengarkanlah lagu ini,....
    Mengingat dosa sambil meratapi,....
    Tak sadarkah kita berbuat dosa setiap hari,......



    Hati – Hatilah Wahai Pria Terhadap Wanita


    Bismillahirrohmaanirrohiim,......

    “ujian yang paling besar bagi laki-laki adalah wanita”, demikian Rasulullah SAW telah mengingatkan dalam sebuah haditsnya. Karena itu Islam memberi rambu-rambu yang sangat ketat dalam mengatur hubungan dua lawan jenis ini. Tujuannya tentu untuk memuliakan kedua belah pihak, laki-laki dan wanita.

    Allah SWT menciptakan dua jenis manusia, Adam (pria) dan Hawa (wanita), yang secara fitrah keduanya saling tertarik satu dengan lainnya. Si pria tertarik, cenderung dan senang dengan wanita.

    Sebaliknya, wanita juga punya ketertarikan, kecenderungan dan kesenangan terhadap pria.Bapak manusia, Nabi Adam AS, merasa kesepian tatkala Allah SWT belum menciptakan Hawa sebagai pendamping hidupnya. Yang demikian ini juga menimpa anak cucu Adam.

    Ketika usia dan kebutuhan telah menuntut,mereka saling membutuhkan teman hidup dari lawan jenisnya, dan ini fitrah manusia.

    18 November 2011

    Khutbah (memelihara rasa takut dan malu)

    Tempat              : Masjid di kawasan Gondang, Kec. Tembalang, Kota Semarang (dekat kampus Undip)
    Hari, Tanggal     : Jum'at, 18 November 2011
    Khotib               : - (tidak kenal)
    Tema Khutbah   : Memelihara rasa takut dan malu

    Isi khutbah :

    • Manusia hendaknya memelihara rasa malu dan rasa takut. Malu dan takut disini adalah malu dan takut berbuat dosa. Malu dan takut kepada Allah SWT.

    (apa lagi ya???   kok wis rada lali,...  kudune mari jumatan mau langsug tak tulis,....)

    oh iya, tadi waktu jumatan, khotib salah baca hadist,....  mungkin hanya sedikit jamaah yang menyadarinya,...  
    "Laa yu'minuuna ahadukum hatta yuhibbuna li nafsihi" ini yang dibaca khotib, seharusnya "Laa yu'minuuna ahadukum hatta yuhibbuna li akhihi maa yuhibbuna li nafsihi" artinya "seseorang tidak dikatakan beriman hingga dia mencintai saudaranya sama seperti dia mencintai dirinya sendiri. 

             Banyak kasus, ketika khotib atau imam dalam suatu ibadah shalat jumat, kemudian orang - orang menyalahkan dan menggunjingkannya. Padahal orang yang menyalahkan dan menggunjingkan itu sendiri tidak lebih baik jika menggantikan imam atau khotib yang melakukan kesalahan. Biarlah, manusia memang tempat salah dan lupa,...  Marilah kita saling instropeksi menjadi lebih baik lagi,....  "watawa shoubil haqqi watawa shoubis shobr"

    29 October 2011

    Macam - Macam Air dalam Islam

    Dilihat dari segi sumbernya ada 7 yaitu :
    1. air hujan
    2. air laut 
    3. air sungai
    4.  air sumur
    5.  air mataair
    6.  air salju
    7.  air embun.
    Kemudian dari segi penggunaannya ada 4 bagian:

    1. Air suci mensucikan dan tidak makruh digunakan, yaitu air mutlak.